Usman El-Qurtuby
Sambutan WQH dari Presiden Direktur Quran Cordoba. World Quran Hour di Pusdai Bandung mengajak umat Islam kembali kepada Al-Qur’an melalui tilawah, tadabur, dan refleksi Ramadhan dengan tema “Membentuk Diri Sebelum Mengubah Dunia”.
%20(2).jpeg)
Bandung — Semangat kembali kepada Al-Qur’an terasa kuat dalam kegiatan World #QuranHour yang digelar di Masjid Pusdai Bandung pada momentum bulan Ramadhan. Kegiatan ini menjadi ajang berkumpulnya para jamaah dari berbagai daerah untuk bersama-sama membaca, mentadaburi, dan memperdalam makna Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
Tahun ini, kegiatan World #QuranHour mengangkat tema “Membentuk Diri Sebelum Mengubah Dunia.” Tema ini mengingatkan bahwa perubahan besar dalam kehidupan manusia tidak dimulai dari keramaian, melainkan dari proses pembinaan diri melalui kedekatan dengan Al-Qur’an. Inspirasi ini merujuk pada proses awal turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad ﷺ, ketika Allah terlebih dahulu mendidik jiwa Nabi melalui Al-Qur’an sebelum memerintahkan beliau menyampaikan risalah kepada umat manusia.
Kegiatan ini dihadiri oleh para ulama, guru, tokoh masyarakat, relawan, serta jamaah yang datang dari berbagai kota. Mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca Al-Qur’an, mendengarkan kajian, dan mengambil hikmah dari pesan-pesan ilahi yang disampaikan dalam forum tersebut. Dalam kegiatan ini, para narasumber juga memaparkan bagaimana Al-Qur’an membentuk kekuatan spiritual, melatih kesabaran, serta menyiapkan manusia agar mampu membawa perubahan yang penuh hikmah di tengah masyarakat.
Selain pembacaan Al-Qur’an bersama, acara ini juga diisi dengan sesi tadabur ayat, kajian tematik, serta refleksi spiritual tentang bagaimana Al-Qur’an seharusnya tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Momentum Ramadhan menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperbarui hubungan umat dengan Al-Qur’an, sehingga nilai-nilainya dapat membentuk karakter pribadi, keluarga, dan masyarakat.
Penyelenggara berharap kegiatan World #QuranHour tidak hanya menjadi acara seremonial tahunan, tetapi menjadi titik balik bagi umat untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi kehidupan. Melalui kegiatan ini, diharapkan rumah-rumah umat Islam semakin dipenuhi lantunan ayat suci, generasi muda semakin dekat dengan mushaf, dan masyarakat semakin menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
World #QuranHour juga menjadi bukti bahwa kebersamaan dalam memuliakan Al-Qur’an dapat menghadirkan energi spiritual yang kuat. Dengan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an, umat diharapkan mampu membangun peradaban yang lebih baik dan menghadirkan perubahan yang membawa keberkahan bagi kehidupan manusia.
%20(2).jpeg)
.jpeg)
.jpeg)