Heri Mahbub
Direktur Utama Quran Cordoba menghadiri penganugerahan pemenang Lomba Literasi Siroh Nabi “Semua Membacanya” 2025. Direktur Usman Elqurtubi menyoroti data literasi Al-Qur’an dan pentingnya meneladani kisah Rasulullah sejak usia dini.
.jpeg)
Dalam upaya memperkuat literasi umat dan menanamkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ sejak dini, Quran Cordoba menghadiri penganugerahan pemenang Lomba Literasi Siroh Nabi “Semua Membacanya” 2025 yang diselenggarakan oleh Majalah Mata Air.
Acara ini menjadi momentum penting dalam merayakan semangat membaca sekaligus mempererat ikatan generasi melalui kisah perjuangan Nabi Muhammad ﷺ.
Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Quran Cordoba, Usman Elqurtubi, yang menyampaikan harapan dan doa penuh makna tentang urgensi literasi Al-Qur’an di Indonesia.
Dalam pidatonya, beliau menyoroti data literasi yang mengkhawatirkan: lebih dari 60% Muslim Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca teks, tetapi tentang teladan kisah, memahami, menghayati, dan menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman hidup,” ujar Usman Elqurtubi.

Dalam sambutannya, Usman menegaskan bahwa sirah Nabi bukan sekadar cerita historis yang tertulis dalam buku. Ia adalah perjalanan agung seorang tokoh besar dengan suri teladan yang layak dicontoh sepanjang zaman.
“Sirah Nabi adalah kisah perjuangan, pengorbanan, dan kasih sayang. Sudah selayaknya kita mencintai dan meneladaninya dengan penuh kasih sayang. Dari sanalah lahir generasi yang kuat akidah, akhlak, dan komitmennya terhadap nilai-nilai Islam,” tuturnya.
Sebagai penutup, Usman membacakan doa, mengajak seluruh hadirin untuk mengikat semangat membaca dengan harapan, kerinduan, dan doa meraih syafaat Rasulullah ﷺ.
Ia menekankan bahwa membaca sirah hendaknya bukan sekadar aktivitas intelektual, melainkan perjalanan spiritual yang mendekatkan hati kepada Nabi.
Pimpinan Majalah Mata Air, Astri Katrini Alafta, S.S., M.Ed., C.Ht., dalam sambutannya mengangkat tema besar kegiatan tahun ini: “Merayakan Sirah Nabi, Menyatukan Generasi.” Ia memaparkan bahwa lomba “Semua Membacanya” telah berjalan sejak tahun 2020 dan terus berkembang sebagai gerakan literasi yang berdampak luas.
Menurutnya, program ini bukan sekadar lomba membaca, tetapi gerakan membangun budaya literasi keluarga, pesantren, sekolah dan semua komunitas berbasis sirah Nabi.
Sambutan juga disampaikan oleh Rektor YARSI sekaligus Penasihat Majalah Mata Air, Fasli Jalal, Ph.D., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, kampus, semua penerbit dalam membangun generasi pembelajar yang berkarakter.
Acara semakin khidmat dengan penampilan musikalisasi puisi karya Taufiq Ismail bersama Rizki Gatra, membawakan puisi “Kupu-Kupu di Dalam Buku.” Perpaduan sastra dan musik menghadirkan nuansa reflektif yang memperkuat pesan literasi dan cinta ilmu.
.jpeg)
Pada kategori anak, buku yang dilombakan adalah “Muhammad Is My Hero” penulisnya Bu Ary Indriani dari Quran Cordoba. Buku ini dirancang khusus untuk anak-anak di masa golden age—fase emas perkembangan yang tidak akan terulang.
Melalui bahasa yang sederhana dan ilustrasi yang menarik, buku ini mengajak anak-anak mengenal Rasulullah ﷺ dan para sahabat terbaiknya, menjadi bacaan yang menarik dan best seller di Indonesia.
Dari proses membaca dan mengenal Rasulullah itulah diharapkan tumbuh rasa cinta, lalu menjadikan Rasulullah sebagai idola dan teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak kisah inspiratif dalam buku ini yang memperkenalkan nilai keberanian, kejujuran, kasih sayang, dan keteguhan iman dengan cara yang mudah dipahami anak-anak.
Dalam puncak acara, diumumkan para pemenang semua kategori, termasuk kategori anak Lomba “Semua Membacanya” 2025. Suasana haru dan bangga menyelimuti para peserta, orang tua, dan guru yang hadir menyaksikan hasil perjuangan anak didik mereka.
Pada kategori anak, buku yang dilombakan adalah “Muhammad Is My Hero” terbitan Quran Cordoba. Buku ini dirancang khusus untuk anak-anak di masa golden age—fase emas perkembangan yang tidak akan terulang—agar sejak dini mengenal dan mencintai Rasulullah ﷺ.
Berdasarkan pengumuman resmi dari Majalah Mata Air, berikut para pemenang kategori anak Lomba “Semua Membacanya” 2025:
Juara 1,2,3:
Al Fath Lubna Syalevi
Aorta Sachi Alfatunnisa
Hanan Athafariz
Juara 4-8:
Ibrahim Abqory Ahmad
Omar Mahameru El-Fatih
Frea Nismara Burhani
Muhammad Zaki Fathian Ferdiansyah
Aquina Rizkia Aliba
.jpeg)
Quran Cordoba mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat literasi yang luar biasa.
Selamat kepada para pemenang yang telah membuktikan kecintaan mereka terhadap sirah Nabi melalui bacaan dan pemahaman yang inspiratif.
Semoga langkah kecil ini menjadi awal tumbuhnya generasi yang mencintai Rasulullah ﷺ dan menjadikannya sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Nantikan “Semua Membacanya” di tahun berikutnya.
.jpeg)
%20(1).jpg)
