Heri Abu Mahbubi
Quran Cordoba salurkan mushaf Al-Qur'an ikut membantu pemulihan aktivitas belajar santri Al Falah Dago Bandung, karena semua fasilitas pesantren terbakar. Gerakan sedekah wakaf ini kepedulian mitra Cordoba mengajak masyarakat menyalakan Kembali Cahaya Al-Qur'an.
.jpeg)
Quran Cordoba - Wujud Kepedulian bagi Pendidikan Islam. Cordoba Hadir Membantu Pemulihan Pesantren Korban Kebakaran di Bandung.
Komitmen Membumikan Al-Qur’an: Dari Musibah Menjadi Harapan Baru bagi Para Santri
Bandung – Musibah kebakaran yang melanda Pesantren Al Falah Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada Sabtu (27/6/2026), menyisakan duka mendalam bagi para santri, pengurus, dan masyarakat sekitar. Sejumlah fasilitas penting seperti masjid, madrasah, serta asrama putri hangus dilalap api.
Namun di balik peristiwa tersebut, hadir pula kisah yang menguatkan hati: kepedulian berbagai pihak untuk membantu proses pemulihan pesantren, salah satunya melalui program Wakaf Quran Cordoba.
Sebagai penerbit Al-Qur’an yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pendidikan dan literasi Islam, PT Cordoba Internasional Indonesia (Quran Cordoba) bergerak cepat menyalurkan bantuan berupa mushaf Al-Qur’an wakaf kepada Pesantren Al Falah Dago.
Hasil dari sedekah jamaah event Arafah QuranHours seiring agenda Arafahkan Bandung di TSM. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para santri kembali belajar, mengaji, dan melanjutkan aktivitas pendidikan Al-Qur’an di awal tahun ajaran 2026/2027 meski tengah menghadapi musibah.
Berdasarkan informasi dari berbagai media, kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan pesantren.
Ruang kelas, asrama, dan sejumlah fasilitas pendidikan mengalami kerusakan berat. Bahkan tabungan para santri yang tersimpan di lingkungan pondok turut hangus terbakar.
Meski demikian, di antara puing-puing bangunan yang menghitam, terdapat pemandangan yang menyentuh hati. Sejumlah mushaf Al-Qur’an berhasil diselamatkan dalam kondisi utuh. Hanya beberapa lembar yang mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an akan senantiasa dijaga kemuliaannya oleh Allah SWT.
Menyikapi kondisi tersebut, Quran Cordoba hadir membawa semangat baru melalui program Wakaf Quran Cordoba, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan Islam di pesantren yang terdampak bencana.

Wakil dari Quran Cordoba, Budi Ramdani menyampaikan bahwa musibah yang menimpa Pesantren Al Falah merupakan panggilan kemanusiaan bagi seluruh umat Islam di sekitar untuk saling membantu.
"Pesantren adalah benteng pendidikan Islam. Ketika sebuah pesantren mengalami musibah, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membantu mereka bangkit. Melalui program Wakaf Quran Cordoba, kami ingin memastikan para santri tetap bisa belajar dan berinteraksi dengan Al-Qur'an tanpa terhenti karena bencana," ujarnya.
Menurutnya, Al-Qur'an bukan hanya sekadar buku bacaan, tetapi sumber ilmu, harapan, dan kekuatan spiritual yang harus tetap hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi ujian.
Quran Cordoba berharap bantuan mushaf yang disalurkan dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk kembali menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an.
Musibah kebakaran memang meninggalkan kerugian materi yang tidak sedikit. Namun semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat menjadi modal besar dalam membangun kembali Pesantren Al Falah Dago.
Program Wakaf Quran Cordoba merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membumikan Al-Qur'an melalui aksi nyata, tidak hanya dengan menghadirkan mushaf berkualitas, tetapi juga memastikan Al-Qur'an dapat menjangkau mereka yang sedang membutuhkan.
Selama ini, Quran Cordoba telah aktif menyalurkan ribuan mushaf ke berbagai pelosok Indonesia melalui kerja sama dengan lembaga zakat seperti BAZNAS RI, yayasan, masjid, sekolah Islam, hingga komunitas dakwah.

Quran Cordoba juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu proses pemulihan Pesantren Al Falah Dago, baik melalui wakaf Al-Qur'an maupun bantuan lainnya.
Setiap mushaf yang diwakafkan diyakini akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir selama dibaca, dipelajari, dan diamalkan oleh para santri.
Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim).
Melalui gerakan Wakaf Quran Cordoba, diharapkan semakin banyak pesantren, rumah tahfiz, dan lembaga pendidikan Islam yang memperoleh akses terhadap mushaf Al-Qur'an berkualitas, sehingga semangat belajar para santri tidak pernah padam, sekalipun diuji oleh musibah.
"Semoga Allah SWT mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan yang lebih besar, menguatkan para santri dan pengurus Pesantren Al Falah Dago, serta menjadikan setiap mushaf yang diwakafkan sebagai cahaya yang terus mengalir pahalanya hingga akhirat." Aamiin.
.jpeg)

.jpeg)